Cara Menghitung SHU Koperasi Simpan Pinjam

Saturday, November 4th, 2017 - Ekonomi
Selamat datang di situs tutorial dan panduan cara apapun. Akan dibahas dan diulas secara lengkap dan jelas cara apapun dan pengertian termasuk rumus contoh dan penyelesaian soal serta studi kasus Cara Menghitung SHU Koperasi Simpan Pinjam

Salah satu bentuk usaha yang dijamin pemerintah dengan badan hukum dan dikenal pro rakyat, Koperasi memang tak lepas dari masyarakat Indonesia. Hampir di seluruh wilayah memiliki koperasi, paling tidak di sekolah-sekolah dengan koperasi sekolah itu sendiri. Berkaitan dengan koperasi, kali ini kita akan membahas cara menghitung SHU koperasi simpan pinjam.

Sebelum membahas lebih lanjut, kita perlu tahu terlebih dahulu apa itu koperasi dan SHU yang dimaksud.

Pengertian Koperasi

Koperasi sendiri merupakan badan usaha yang sedikit berbeda dengan badan usaha lainnya seperti PT, CV, Firma atau Yayasan, di mana koperasi lebih terlihat dari sisi kekeluargaan dan gotong royong untuk saling membantu anggotanya demi kesejahteraan bersama sesuai prinsip dasar koperasi yang diatur dalam UU No 17 Tahun 2012.

Untuk menjalankan koperasi, terdapat pengurus dan pengawas yang dipilih pada rapat anggota. Pengurus memiliki kewajiban dalam menjalankan koperasi demi mensejahterahkan para anggotanya. Dalam prakteknya, koperasi terdiri dari berbagai macam, salah satunya adalah Koperasi Simpan Pinjam.

Cara-Menghitung-SHU-Koperasi-Simpan-Pinjam Cara Menghitung SHU Koperasi Simpan Pinjam

Koperasi Simpan Pinjam

Salah satu jenis koperasi yang paling diminati dan laris di Indonesia. Sesuai ketentuan dalam UU Koperasi, prinsip dasar koperasi simpan pinjam ini adalah memiliki anggota dengan sifat terbuka dan sukarela, dikelola secara mandiri dengan cara yang demokratis. Kekuasaan tertinggi ada pada Rapat Anggota. Keuntungan yang diperoleh koperasi ini ada dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU) uang akan dibagi secara adil sesuai dengan kesepakatan pada Rapat Anggota.

Rapat-Anggota-Koperasi Cara Menghitung SHU Koperasi Simpan Pinjam

Untuk menjalankan koperasi ini, memiliki modal yang terdiri dari;

  • Simpanan Pokok yang dibayarkan pertama kali oleh anggota koperasi dan hanya sekali saja
  • Simpanan Wajib yang dibayarkan oleh anggota setiap bulannya
  • Simpanan Sukarela yang mirip seperti tabungan dengan jumlah dan waktu simpanan tidak ditentukan
  • Dana cadangan yang merupakan sisa hasil usaha yang tidak dibagikan ke anggota namun digunakan untuk menambah modal usaha koperasi
  • Modal pinjaman yang dilakukan oleh pengurus koperasi ke pihak lain seperti bank, atau lembaga penyalur dana lainnya
  • Hibah atau donasi yang diberikan oleh orang lain kepada koperasi

Nah yang kita bahas kali ini merupakan SHU itu sendiri. Sebagai pendapatan koperasi, SHU ini biasanya dibagikan dalam bentuk setahun sekali setelah dikurangi biaya, penyusutan serta kewajiban termasuk juga pada pajak.

Disederhanakan, SHU ini mirip dengan keuntungan dari jumlah saham yang ada pada bentuk usaha PT, namun SHU merupakan keuntungan yang dibagi sesuai dengan aktifitas ekonomi anggota koperasi, karena itu besaran SHU yang akan diterima oleh anggota berbeda. Kali ini kami akan memberikan sedikit informasi mengenai bagaimana cara menghitung SHU, untuk lebih jelasnya bisa di bawah ini;

 

Menghitung SHU

Rumus Pembagian SHU : SHU Koperasi = Y + X

Keterangan :
SHU Koperasi : Sisa Hasil Usaha per Anggota
Y : SHU Koperasi yang dibagi atas Aktivitas Ekonomi
X : SHU Koperasi yang dibagi atas Modal Usaha

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung PTKP (Penghasilan Tidak Kena Pajak)

SHU Koperasi per anggota dapat dihitung sebagai berikut:

SHU Koperasi AE : Ta/Tk (Y) | SHU Koperasi MU : Sa/Sk (X)

Keterangan :
Y : Jasa usaha anggota koperasi
X : Jasa modal anggota koperasi
Ta : Total transaksi anggota koperasi
Tk : Total transaksi koperasi
Sa : Jumlah simpanan anggota koperasi
Sk :Total simpanan anggota koperasi

 

SHU sendiri berasal dari pendapatan anggota dan bukan anggota. Pendapatan anggota terdiri dari jasa usaha dan jasa modal dan karena setiap anggota koperasi akan menerima SHU sesuai dengan partisipasinya baik itu jasa usaha maupun jasa modal.

  • Menghitung Jasa Usaha semua anggota = % Jasa usaha x SHU
  • Menghitung Jasa Modal semua anggota = % Jasa modal x SHU

Dalam mencari nilai SHU dari salah satu anggota, perlu dicari jasa modal dan jasa usahanya dulu secara perseorangan yang kemudian dibandingkan dengan seluruh penjualan dan modal anggota koperasi.

  • Jasa Usaha Seorang Anggota = (pembeliannya : penjualan anggota koperasi) x jasa usaha semua anggota
  • Jasa Modal Seorang Anggota = (simpanannya : modal anggota koperasi) x jasa modal semua anggota

Contoh Soal 1

  1. Koperasi “Sinar Jaya” yang jumlah simpanan pokok dan simpanan wajib anggotanya sebesar Rp 100.000.000,- menyajikan perhitungan laba rugi singkat pada 31 Desember 2001 sebagai berikut :
    (hanya untuk anggota):
    Penjualan Rp 460.000.000,-
    Harga Pokok Penjualan Rp 400.000.000,-
    Laba Kotor Rp 60.000.000,-
    Biaya Usaha Rp 20.000.000,-
    Laba Bersih Rp 40.000.000,-
    Berdasarkan RAT, SHU dibagi sebagai berikut:
  • Cadangan Koperasi 40%
  • Jasa Anggota 25%
  • Jasa Modal 20%
  • Jasa Lain-lain 15%

Buatlah:
a. Perhitungan pembagian SHU
b. Jurnal pembagian SHU
c. Perhitungan persentase jasa modal
d. Perhitungan persentase jasa anggota
e. Hitung berapa yang diterima Tuan Yohan (seorang anggota koperasi) jika jumlah simpanan pokok dan simpanan wajibnya Rp 500.000,- dan ia telah berbelanja di koperasi Maju Jaya senilai Rp 920.000,-

JAWABAN:
A. Perhitungan pembagian SHU
Keterangan SHU Rp 40.000.000,-
Cadangan Koperasi 40% Rp 16.000.000,-
Jasa Anggota 25% Rp 10.000.000,-
Jasa Modal 20% Rp 8.000.000,-
Jasa Lain-lain 15% Rp 6.000.000,-
Total 100% Rp 40.000.000,-

B. Jurnal
SHU Rp 40.000.000,-
Cadangan Koperasi Rp 16.000.000,-
Jasa Anggota Rp 10.000.000,-
Jasa Modal Rp 8.000.000,-
Jasa Lain-lain Rp 6.000.000,-

C. Persentase jasa modal = (Bagian SHU untuk jasa modal : Total modal) x 100% = (Rp 8.000.000,- : Rp 100.000.000,-) x 100% = 8%
Keterangan:
– Modal koperasi terdiri dari simpanan pokok dan simpanan wajiB.
– Simpanan sukarela tidak termasuk modal tetapi utang

D. Persentase jasa anggota = (Bagian SHU untuk jasa anggota : Total Penjualan Koperasi)x 100% = (Rp 10.000.000,- : Rp 460.000.000,-) x 100% = 2,17%
Keterangan:
– perhitungan di atas adalah untuk koperasi konsumsi
– untuk koperasi simpan pinjam, total penjualan diganti dengan total pinjaman

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Laju Inflasi yang Biasa Digunakan

E. Yang diterima Tuan Yohan:
– jasa modal = (Bagian SHU untuk jasa modal : Total modal) x Modal Tuan Yohan = (Rp 8.000.000,- : Rp 100.000.000,-) x Rpo 500.000,- = Rp 40.000,-
– jasa anggota = (Bagian SHU untuk jasa anggota : Total Penjualan Koperasi)x Pembelian Tuan Yohan = (Rp 10.000.000,- : Rp 460.000.000,-) x Rp 920.000,- = Rp 20.000,-
Jadi yang diterima Tuan Yohan adalah Rp 40.000,- + Rp 20.000,- = Rp 60.000,-

 

Baca juga : Cara Menghitung Diskon Harga Produk Saat Belanja

Contoh Soal 2

Koperasi “ALAMRAYA” mempunyai SHU Rp 70.000.000,00. Alokasi pembagian untuk jasa penjualan 10 % dan jasa modal 20%. Koperasi itu mempunyai total modal sebesar Rp 150.000.000,00 yang terdiri dari:

 

a.Simpanan wajib Rp 40.000.000,00

b.Simpanan pokok Rp 22.000.000,00

c.Cadangan SHU tahun lalu Rp 16.000.000,00

 

Sedangkan total penjualan sebesar Rp 20.000.000,00. Bila Pak Didik mempunyai simpanan Rp1.500.000,00 dan membeli Rp 3.200.000,00, hitunglah besar bagian SHU Pak Didik !

 

Pembahasan :

 

Menghitung besarnya jasa modal dan jasa usaha seluruh anggota

 

Jasa Usaha seluruh anggota

= jasa penjualan x SHU

= 10 % x Rp 70.000.000,00

= Rp 7.000.000,00

 

Jasa Modal seluruh anggota

= jasa modal x SHU

= 20 % x Rp 70.000.000,00

= Rp 14.000.000,00

 

Menghitung SHU per anggota ( Pak Didik ) :

 

Jasa Usaha pak Didik :

= (Jasa pembelian P. Didik : total penjualan anggota) x Jasa Usaha seluruh anggota

= (Rp3.000.000,00 : Rp 20.000.000,00 ) x Rp 7.000.000,00

= Rp 1.050.000,00

 

Jasa Modal pak Didik :

= ( simpanan pak Didik : simpanan seluruh anggota) x jasa modal seluruh anggota

= ( Rp3.200.000,00 : Rp 62.000.000,00) x Rp14.000.000,00

= Rp 722.580,8

 

Jadi SHU untuk Pak Didik

= Jasa Usaha pak Didik + Jasa Modal pak Didik

= Rp 1.050.000,00 + Rp 722.580,6

= Rp 1.772.580,6

 

Contoh Soal 3

Koperasi “ JAYA ABADI” tahun 2007 :

 

1.Pendapatan jasa Rp 4.000.000,00

2.Pendapatan jasa dari bukan anggota Rp 2.500.000,00

3.Beban gaji Rp 2.700.000,00

4.Beban listrik Rp 300.000,00

5.Beban telepon Rp 400.000,00

6.Pendapatan lain-lain Rp 500.000,00

7.Beban lain-lain Rp 100.000,00

 

Hitung besarnya SHU Koperasi “JAYA ABADI” tahun 2007 !.

 

Pembahasan :

 

Besarnya SHU / laba koperasi

= total pendapatan – total beban

= Rp.7.000.000,00 – Rp 3.500.000,00

= Rp 3.500.000,00

 

Contoh Soal 4

 

Diketahui data koperasi “Maju Terus” tahun 2015 adalah sbb :

 

– Modal koperasi Rp 100.000.000,-

– Pembelian yg dilakukan oleh anggota Rp 200.000.000,-

– SHU sebesar Rp 80.000.000,-

 

SHU tsb dilokasikan untuk :

– Jasa modal 20%

– Jasa usaha anggota (pembelian di koperasi) 50%

 

Khairul seorang anggota koperasi mempunyai simpanan Rp 10.000.000,- dan telah melakukan pembelian sebesar Rp 20.000.000,-, Maka besarnya SHU yang diterima Khairul adalah :

 

Jawab :

 

SHU = Rp. 80.000.000,- , dibagikan untuk :

– Bagian Jasa modal = 20% x Rp.80.000.000,- = Rp. 16.000.000,-

– Bagian Jasa usaha = 50% x Rp.80.000.000,- = Rp. 40.000.000,-

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Bunga Deposito Bank

Rp 56.000.000,-

 

Bagian SHU Khairul :

– Jasa Modal = modal / simpanan Khairul x bagian SHU jasa modal

Jlh. modal koperasi

 

= Rp 10.000.000,- x Rp 16.000.000,- = Rp 1.600.000,-

Rp 100.000.000,-

 

– Jasa usaha (pembelian) = pembelian oleh khairul x bagian jasa usaha (pembelian)

Jlh. pembelian (agt)

= Rp 20.000.000,- x Rp 40.000.000,- =Rp 4.000.000,-

Rp 200.000.000,-

 

Jadi, SHU yang diterima khairul dari dua jasa tsb ( jasa modal + jasa pembelian ) adalah :

Rp 1.600.000,- + Rp 4.000.000,- = Rp 5.600.000,-

 

Contoh Soal 5

Koperasi “Bumi Artha Makmur” mempunyai dana sebesar Rp. 100.000.000 yang berasal dari simpanan pokok dan simpanan wajib anggotanya. Koperasi menyajikan perhitungan laba rugi pada 31 Desember 2017 sebagai berikut:

(hanya untuk anggota)
Penjualan Rp 460.000.000,-
Harga Pokok Penjualan Rp 400.000.000,-
Laba Kotor Rp 60.000.000,-
Biaya Usaha Rp 20.000.000,-
Laba Bersih Rp 40.000.000,-

Berdasarkan RAT, SHU dibagi sebagai berikut:

Cadangan Koperasi 40%
Jasa Anggota 25%
Jasa Modal 20%
Jasa Lain-lain 15%

Buatlah:

  1. Perhitungan pembagian SHU
  2. Jurnal pembagian SHU
  3. Perhitungan persentase jasa modal
  4. Perhitungan persentase jasa anggota
  5. Hitung yang diterima oleh Tuan Bagas (anggota koperasi) apabila simpanan pokok dan simpanan wajibnya Rp 500.000,- dan Tuan Bagas telah berbelanja di koperasi Bumi Artha Makmur senilai Rp. 920.000,-

Jawaban:

1. Perhitungan pembagian SHU

Keterangan SHU Rp. 40.000.000,-
Cadangan Koperasi 40% Rp 16.000.000,-
Jasa Anggota 25% Rp 10.000.000,-
Jasa Modal 20% Rp 8.000.000,-
Jasa Lain-lain 15% Rp 6.000.000,-
Total 100% Rp 40.000.000,-

 2. Jurnal

SHU Rp 40.000.000,-
Cadangan Koperasi Rp 16.000.000,-
Jasa Anggota Rp 10.000.000,-
Jasa Modal Rp 8.000.000,-
Jasa Lain-lain Rp 6.000.000,-

3. Persentase jasa modal = (Bagian SHU untuk jasa modal : Total modal) x 100% = (Rp 8.000.000,- : Rp 100.000.000,-) x 100% = 8%.

Keterangan:

  • Modal koperasi terdiri dari simpanan pokok dan simpanan wajiB.
  • Simpanan sukarela tidak termasuk modal tetapi utang.

4. Persentase jasa anggota = (Bagian SHU untuk jasa anggota : Total Penjualan Koperasi) x 100% = (Rp 10.000.000,- : Rp 460.000.000,-) x 100% = 2,17%

Keterangan:

  • perhitungan di atas adalah untuk koperasi konsumsi.
  • untuk koperasi simpan pinjam, total penjualan diganti dengan total pinjaman.

5. Yang diterima Tuan Bagas:

  • jasa modal = (Bagian SHU untuk jasa modal : Total modal) x Modal Tuan Yohan = (Rp 8.000.000,- : Rp 100.000.000,-) x Rpo 500.000,- = Rp 40.000,-
  • jasa anggota = (Bagian SHU untuk jasa anggota : Total Penjualan Koperasi)x
  • Pembelian Tuan Bagas = (Rp 10.000.000,- : Rp 460.000.000,-) x Rp 920.000,- = Rp 20.000,-
  • Jadi yang diterima Tuan Bagas adalah Rp 40.000,- + Rp 20.000,- = Rp 60.000,-

Kata kunci pencarian :, contoh soal SHU, cara menghitung shu, rumus shu, contoh soal menghitung shu yang diterima, cara menghitung shu pada usaha simpan pinjam koperasi, menghitung shu, cara mencari SHU, https://panduancara com/menghitung-shu-koperasi-simpan-pinjam/, pembagian shu, contoh perhitungan shu,
Cara Menghitung SHU Koperasi Simpan Pinjam | adminpc | 4.5
Loading...
loading...