Cara Menghitung Nilai Resistor

Wednesday, February 21st, 2018 - Elektronik
Selamat datang di situs tutorial dan panduan cara apapun. Akan dibahas dan diulas secara lengkap dan jelas cara apapun dan pengertian termasuk rumus contoh dan penyelesaian soal serta studi kasus Cara Menghitung Nilai Resistor

Salah satu bidang ilmu yang menjadi banyak hobi para siswa, elektronik menjadi salah satu topik pembahasan kali ini. Dalam bidang elektronik, komponen resistor menjadi salah satu bagian penting. Hal ini dikarenakan dalam setiap sirkuit elektronik pasti terdapat adanya resistor. Terdapat berbagai macam resistor, namun banyak yang tidak mengetahui bagaimana cara membaca nilai resistor dari kode warna maupun angka yang tertera.

Cara-Menghitung-Nilai-Resistor-1 Cara Menghitung Nilai Resistor

Berdasarkan bentuknya dan proses pemasangannya pada PCB, Resistor terdiri 2 bentuk yaitu bentuk Komponen Axial/Radial dan Komponen Chip. Untuk bentuk Komponen Axial/Radial, nilai resistor diwakili oleh kode warna sehingga kita harus mengetahui cara membaca dan mengetahui nilai-nilai yang terkandung dalam warna tersebut sedangkan untuk komponen chip, nilainya diwakili oleh Kode tertentu sehingga lebih mudah dalam membacanya.

Sebenarnya cara menghitung resistor bisa memakai alat pengukur Ohm Meter atau MultiMeter.

Cara Menghitung Nilai Resistor Berdasarkan Kode Warna

Seperti yang dikatakan di atas, Resistor itu bermacam-macam yang nilainya bisa dilihat dari kode warna-warna yang terdapat di resistor tersebut dalam bentuk gelang. Biasanya ada 4 gelang di tubuh resistor namun ada juga yang memiliki 5 gelang.

Cara-Menghitung-Nilai-Resistor-2 Cara Menghitung Nilai Resistor

Gelang warna Emas dan Perak biasanya terletak agak jauh dari gelang warna lainnya sebagai tanda gelang terakhir. Gelang Terakhirnya ini juga merupakan nilai toleransi pada nilai Resistor yang bersangkutan.

Cara Menghitung Reistor 4 Gelang

Cara-Menghitung-Nilai-Resistor-3-Gelang Cara Menghitung Nilai Resistor

Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-3 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut

Contoh :

Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 4 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 10 * 105 = 1.000.000 Ohm atau 1 MOhm dengan toleransi 10%.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar

Menghitung Resistor 5 Gelang

Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-1 (pertama)
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-2
Masukkan angka langsung dari kode warna Gelang ke-3
Masukkan Jumlah nol dari kode warna Gelang ke-4 atau pangkatkan angka tersebut dengan 10 (10n)
Merupakan Toleransi dari nilai Resistor tersebut

Contoh :

Gelang ke 1 : Coklat = 1
Gelang ke 2 : Hitam = 0
Gelang ke 3 : Hijau = 5
Gelang ke 4 : Hijau = 5 nol dibelakang angka gelang ke-2; atau kalikan 105
Gelang ke 5 : Perak = Toleransi 10%
Maka nilai Resistor tersebut adalah 105 * 105 = 10.500.000 Ohm atau 10,5 MOhm dengan toleransi 10%.

Contoh-contoh perhitungan lainnya :

Merah, Merah, Merah, Emas → 22 * 10² = 2.200 Ohm atau 2,2 Kilo Ohm dengan 5% toleransi
Kuning, Ungu, Orange, Perak → 47 * 10³ = 47.000 Ohm atau 47 Kilo Ohm dengan 10% toleransi

Cara menghitung Toleransi :
2.200 Ohm dengan Toleransi 5% =
2200 – 5% = 2.090
2200 + 5% = 2.310
ini artinya nilai Resistor tersebut akan berkisar antara 2.090 Ohm ~ 2.310 Ohm

Untuk mempermudah menghafalkan warna di Resistor, kami memakai singkatan seperti berikut :

HI CO ME O KU JAU BI UNG A PU
(HItam, COklat, MErah, Orange, KUning. HiJAU, BIru, UNGu, Abu-abu, PUtih)

Menghitung Nilai Resistor 6 Gelang

Cara-Menghitung-Nilai-Resistor-6-Gelang Cara Menghitung Nilai Resistor

Cara menghitung resistor 6 warna sama dengan resistor 5 warna. Cuma pada gelang warna terakhir menunjukan koefisien suhu. Sebagai contoh sebuah resistor mempunyai warna dengan urutan warna sebagai berikut.

Gelang 1 = orange, gelang 2 = hijau, gelang 3 = putih, gelang 4 = merah, gelang 5 = coklat, gelang 6 = merah.

Dengan memperhatikan tabel nilai warna di atas maka kita akan memperoleh nilai sebagai berikut.

Gelang 1 = orange =3

Gelang 2 = hijau = 5

Gelang 3 = putih = 9

Gelang 4 = merah = 102

Gelang 5 = coklat = 1%

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar

Gelang 6 = merah = 50 ppm

Jadi nilai resistornya adalah 359 x 102 = 359×100 = 35900 = 35,9k ohm ± 1% 50 ppm.

Dari uraian di atas dapat digambarkan sebagai berikut .

Cara-Menghitung-Nilai-Resistor Cara Menghitung Nilai Resistor

Menghitung Nilai Resistor dari Angka

Selain berbentuk Axial, resistor juga memiliki bentuk lain, yaitu chip. Cara perhitungan resistor bentuk Chip ini juga berbeda dari Komponen Axial dan jauh lebih mudah, hal ini dikarenakan karena tidak menggunakan kode warna sebagai pengganti nilainya. Kode yang digunakan oleh Resistor yang berbentuk Komponen Chip menggunakan Kode Angka langsung jadi sangat mudah dibaca atau disebut dengan Body Code Resistor (Kode Tubuh Resistor)

Cara-Menghitung-Nilai-Resistor-4 Cara Menghitung Nilai Resistor

Contoh :

Kode Angka yang tertulis di badan Komponen Chip Resistor adalah 4 7 3;

Contoh cara pembacaan dan cara menghitung nilai resistor berdasarkan kode angka adalah sebagai berikut :

Masukkan Angka ke-1 langsung = 4
Masukkan Angka ke-2 langsung = 7
Masukkan Jumlah nol dari Angka ke 3 = 000 (3 nol) atau kalikan dengan 10³
Maka nilainya adalah 47.000 Ohm atau 47 kilo Ohm (47 kOhm)

Contoh-contoh perhitungan lainnya :

222 → 22 * 10² = 2.200 Ohm atau 2,2 Kilo Ohm

103 → 10 * 10³ = 10.000 Ohm atau 10 Kilo Ohm

334 → 33 * 104 = 330.000 Ohm atau 330 Kilo Ohm

Ada juga yang memakai kode angka seperti dibawah ini :
(Tulisan R menandakan letaknya koma decimal)
4R7 = 4,7 Ohm
0R22 = 0,22 Ohm

Keterangan

Ohm = Ω
Kilo Ohm = KΩ
Mega Ohm = MΩ
1.000 Ohm = 1 kilo Ohm (1 KΩ )
1.000.000 Ohm = 1 Mega Ohm (1 MΩ)
1.000 kilo Ohm = 1 Mega Ohm (1 MΩ)

cara-membaca-nilai-resistor-dengan-kode-angka Cara Menghitung Nilai Resistor

Menghitung Nilai Hambatan Resistor Angka Besar

Membaca-Resistor-Angka-Besar-r-5-watt Cara Menghitung Nilai Resistor

Untuk resistor pada gambar di atas ditulis kode 5W3R3J arti dari kode tersebut adalah sebagai berikut.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar

5W = 5 Watt, artinya resitor tersebut mempunyai daya sebesar 5 watt

3R3 = 3,3 Ohm, artinya mempunyai nilai resistansi sebesar 3,3 Ohm

j = toleransi sebesar 5%

contoh lainnya :

Cara-Menghitung-Nilai-Resistor-5WR5J Cara Menghitung Nilai Resistor

sebuah resistor dengan kode 5WR5J maka nilainya adalah sebagai berikut

5W = 5 Watt, artinya resistor tersebut memiliki daya sebesar 5watt

R5 = 0,5Ω, artinya resistor tersebut memiliki resistansi sebesar 0,5 Ohm

J = J toleransi 5%

Sebuah resistor dengan kode 5W5RJ penghitungan sebagai berikut.

5W = 5 Watt

5R = 5 Ohm

J = toleransi 5%

Sebuah resistor dengan kode 10W22RK penghitungannya sebagai berikut.

10W = 10 watt

22R = 22 Ohm

K = toleransi 10%

Dengan memperhatikan beberapa contoh di atas, mungkin ada yang bingung dengan penggunaan kode huruf seperti R,W, K, dan J. Berikut ini penjelasannya.

W = Watt

R = artinya dikali 1 ( 100 )

jika huruf R diletakan sesudah angka yang menunjukan nilai hambatan resistor misal 5R itu artinya 5 Ohm, tetapi jika huruf R diletakan sebelum angka yang menunjukan nilai hambatan misal R5 maka itu artinya 0,5 ohm.

K = artinya dikali 1000 ( 103 )

misal 4K berarti nilainya 4000 Ohm

M = artinya mega atau dikali 1000000 ( 106 )

Jika kode huruf diletakan di akhir kode maka huruf tersebut menunjukan kode untuk toleransi. Rinciannya sebagai berikut.

J artinya toleransi ± 5 %

K artinya toleransi ± 10 %

M artinya toleransi ± 20 %

Itulah yang dapat kami sampaikan terkait informasi cara membaca nilai hambatan resistor dan contoh perhitungannya, semoga dapat membantu para pembaca.


Cara Menghitung Nilai Resistor | adminpc | 4.5
Loading...
loading...