Cara Menghitung Jangka Sorong

Friday, March 23rd, 2018 - Matematika, Umum
Selamat datang di situs tutorial dan panduan cara apapun. Akan dibahas dan diulas secara lengkap dan jelas cara apapun dan pengertian termasuk rumus contoh dan penyelesaian soal serta studi kasus Cara Menghitung Jangka Sorong

Untuk mempermudah manusia dalam melakukan kegiatan, terciptalah berbagai alat yang inovatif. Salah satunya adalah alat pengukur seperti penggaris. Namun penggaris sendiri memiliki ketelitian yang kurang dianggap masih kurang akurat dan terciptalah alat ukur jangka sorong. Seiring dengan perkembangan jaman, alat ukur jangka sorong ini juga memiliki perkembangan yang saat ini tersedia model dilengkapi dengan display digital.

Lalu apa sebenarnya jangka sorong itu? Dan bagaimana cara menghitung jangka sorong? Kali ini kita akan membahas seluruhnya, mulai dari pengertian jangka sorong, jenis-jenisnya, kegunaan dan fungsi jangka sorong serta beberapa contoh cara menghitung jangka sorong.

Pengertian Jangka Sorong

Jangka sorong adalah alat ukur yang mampu mengukur jarak, kedalaman, maupun ‘diameter dalam’ suatu objek dengan tingkat akurasi dan presisi yang sangat baik (±0,05 mm). Hasil pengukuran dari ketiga fungsi alat tersebut dibaca dengan cara yang sama.

Sebagian keluaran terbaru sudah dilengkapi dengan display digital. Pada versi analog, umumnya tingkat ketelitian adalah 0.05mm untuk jangka sorong di bawah 30 cm dan 0.01 untuk yang di atas 30 cm.

Alat ini dipakai secara luas pada berbagai bidang industri engineering (teknik), mulai dari proses desain/perancangan, manufaktur/pembuatan, hingga pengecekan akhir produk. Alat ini dipakai luas karena memiliki tingkat akurasi dan presisi yang cukup tinggi, mudah digunakan, mudah dibawa-bawa, dan tidak membutuhkan perawatan khusus. Karena alasan inilah jangka sorong lebih disukai insinyur (engineer) dibandingkan alat ukur konvensional seperti penggaris.

Kegunaan dan Fungsi

Kegunaan jangka sorong adalah:

  • untuk mengukur suatu benda dari sisi luar dengan cara diapit;
  • untuk mengukur sisi dalam suatu benda yang biasanya berupa lubang (pada pipa, maupun lainnya) dengan cara diulur;
  • untuk mengukur kedalamanan celah/lubang pada suatu benda dengan cara “menancapkan/menusukkan” bagian pengukur. Bagian pengukur tidak terlihat pada gambar karena berada di sisi pemegang.
Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Debit Air

Jenis Jangka Sorong

Ada beberapa jenis jangka sorong yang dijual di masyarakat. Beberapa jenis jangka sorong ini mempunyai bentuk dan fungsi yang bisa saja berbeda. Berikut adalah jenis-jenis jangka sorong yang ada saat ini:

  •    Jangka sorong manual (vernier caliper)
  •    Jangka sorong analog (dial caliper)
  •    Jangka sorong digital (digital caliper)
  •    Jangka sorong alur dalam (insidegrovecaliper)
  •    Jangka sorong ketinggian (height vernier caliper)
  •    Jangka sorong pipa (tube thicknesscaliper)
  •    Jangka sorong jarak pusat (centerlinecaliper)
  •    Jangka sorong gigi gear (geartooth vernier calipers)
  •    Jangka sorong cakram (discbrake vernier calipers)

Bagian-bagian Jangka Sorong

Bagian-bagian jangka sorong terdiri dari skala baca yang tercetak pada badan alat ini (sama seperti skala baca/angka-angka di penggaris) yang dapat diatur berdasarkan letak “rahang” jangka sorong; terdapat dua pasang rahang, yakni sepasang rahang luar (atau rahang bawah) untuk mengukur jarak (pengukur utama) dan sepasang rahang dalam (atau rahang atas) untuk mengukur ‘diameter dalam’ (contohnya mengukur diameter dalam pada cincin). Kedua pasang rahang tersebut dapat digerakkan untuk pengukuran, jarak antar rahang untuk kedua pasang rahang tersebut dapat dibaca dengan cara yang sama. Selain itu pula, terdapat tangkai ukur kedalaman yang pergerakannya diatur dengan cara menggerakkan rahang. Karena ketiga bagian-bagian jangka sorong tersebut saling bergerak bersamaan, maka ketiga fungsi tersebut pengukurannya dibaca/dihitung dengan cara yang sama.

Untuk lebih jelasnya, bagian-bagian jangka sorong dapat dilihat pada gambar dibawah ini:

bagian-bagian-jangka-sorong Cara Menghitung Jangka Sorong

Cara Membaca Jangka Sorong

cara-membaca-jangka-sorong Cara Menghitung Jangka Sorong

Perhatikan hasil pengukuran diatas. Cara membaca jangka sorong untuk melihat hasil pengukurannya hanya dibutuhkan dua langkah pembacaan:

  1. Membaca skala utama: Lihat gambar diatas, 21 mm atau 2,1 cm (garis merah) merupakan angka yang paling dekat dengan garis nol pada skala vernier persis di sebelah kanannya. Jadi, skala utama yang terukur adalah 21mm atau 2,1 cm.
  2. Membaca skal vernier: Lihat gambar diatas dengan seksama, terdapat satu garis skala utama yang yang tepat bertemu dengan satu garis pada skala vernier. Pada gambar diatas, garis lurus tersebut merupakan angka 3 pada skala vernier. Jadi, skala vernier yang terukur adalah 0,3 mm atau 0,03 cm.
Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Volume dan Luas Kerucut

Untuk mendapatkan hasil pengukuran akhir, tambahkan kedua nilai pengukuran diatas. Sehingga hasil pengukuran diatas sebesar 21 mm + 0,3 mm = 21,3 mm atau 2,13 cm.

Membaca Mikrometer Sekrup

Hampir sama dengan jangka sorong, mikrometer sekrup mempunyai skala utama dan skala putar atau skala nonius. Sedangkan cara menghitung mikrometer sekrup adalah sebagai berikut:

Mikrometer-Sekrup Cara Menghitung Jangka Sorong

  1. Letakkan mikrometer sekrup satu arah sehingga dapat terlihat dengan jelas.
  2. Baca skala utama dari mikrometer sekrup. Di sisi atas garis menunjukkan angka bulat dalam satuan milimeter (mm). Sementara garis skala bawah menunjukkan bilangan 0,5 mm, 1,5 mm, 2,5 mm dan seterusnya.
  3. Baca skala nonius atau skala putar yang berada tepat segaris dengan garis pembagi pada skala utama.
  4. Jumlahkan hasil pengukuran dari skala utama dengan pengukuran skala nonius.

Ketelitian Jangka Sorong

Ketelitian suatu jangka sorong bisa berbeda-beda. Ada cara tersendiri untuk mengetahui ketelitian jangka sorong atau vernier caliper.

Cara Menghitung Jangka Sorong Ketelitian 0,02 mm

Cara-Menghitung-Jangka-Sorong-Ketelitian-1 Cara Menghitung Jangka Sorong

Berdasarkan gambar di atas, terbaca 49 skala utama = 50 skala nonius. Maka besarnya 1 skala nonius = 1/50 x 49 skala utama = 0,98 skala utama.

Maka ketelitian jangka sorong tersebut adalah 1/50 = 0,02 mm.

Cara Menghitung Jangka Sorong Ketelitian 0,05 mm

Cara-Menghitung-Jangka-Sorong-Ketelitian-2 Cara Menghitung Jangka Sorong

Pada gambar di atas diketahui 39 skala utama = 20 skala nonius. Maka besarnya 1 skala nonius = 1/20 x 39 skala utama = 1,95 skala utama.

Jadi ketelitian jangka sorong tersebut adalah 2 – 1,95 = 0,05 mm.

Atau juga bisa dinyatakan 1 bagian skala utama dibagi sebanyak jumlah skala nonius, yakni 1/20 = 0,05 mm.

Cara Menghitung Jangka Sorong Ketelitian 0,1 mm

Cara-Menghitung-Jangka-Sorong-Ketelitian-3 Cara Menghitung Jangka Sorong

Berdasarkan gambar di atas diketahui 9 skala utama = 10 skala nonius. Maka besar 1 skala nonius adalah 1/10 x 9 skala utama = 0,9 skala utama.

Maka ketelitian jangka sorong tersebut adalah 1 – 0,9 = 0,1 mm.

Jangka Sorong Digital atau Analog

Jangka sorong yang dibahas sebelumnya merupakan jenis alat pengukuran konvensional pada umumnya atau biasa disebut jangka sorong manual (karena hasil pengukurannya harus dihitung sendiri secara manual). Selain jenis seperti diatas, terdapat dua jenis lainnya, yaitu jangka sorong analog dan digital. Kedua jenis ini tidak memerlukan perhitungan manual seperti jangka sorong manual karena hasil pembacaan pengukuran pada kedua alat tersebut langsung ditampilkan pada tampilan pembaca analog dan digital. Akan tetapi, kedua jenis alat ini membutuhkan perhatian khusus dalam penggunaan dan perawatannya, jangan sampai terjatuh karena bisa beresiko rusak.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Pembagian Dengan Mudah

Contoh Soal

Contoh Soal 1

contoh-soal-pengukuran Cara Menghitung Jangka Sorong

Tentukan hasil pengukuran pada gambar diatas dalam satuan centimeter.

Jawab:

Pembacaan skala utama= 10 cm (angka 10 persis bersebrangan dengan angka nol pada skala vernier disebelah kanannya).

Pembacaan skala vernier/ skala nonius= 0,02 cm (garis kedua setelah nol pada skala vernier tepat lurus dengan garis diatasnya).

Jadi, hasil pengukuran pada gambar di atas = 10 cm + 0,02 cm = 10,02 cm

Atau 100,2 mm.

Contoh Soal 2

contoh-soal-cara-membaca Cara Menghitung Jangka Sorong

Suatu baut panjangnya diukur dengan menggunakan jangka sorong dengan skala utama centimeter seperti yang dapat dilihat pada gambar diatas. Tentukan hasil perhitungan akhir dari pengukuran diatas dalam satuan milimeter.

Jawab

Pembacaan skala utama= 1,1 cm atau 11 mm (terdapat satu garis setelah angka 1 pada skala utama yang persis bersebrangan dengan angka nol pada skala vernier disebelah kanannya).

Pembacaan skala vernier/ skala nonius= jika dilihat dengan seksama, garis pada skala vernier yang tepat lurus dengan garis diatasnyamerupakan garis antara 6 dan 7. Jadi, skala vernier yang terukur adalah 0,75 mm.

Didapat, hasil pengukuran panjang baut adalah 11 mm + 0,75 mm = 11,75 mm

Atau 1,175 cm.

Itulah sejumlah informasi mengenai cara menghitung Jangka Sorong. Dari penjelasan di atas bisa diketahui bahwa menghitung jangka sorong dan mikrometer sekrup tidaklah sulit dan dapat dengan mudah diaplikasikan. Semoga informasi yang telah disampaikan dapat bermanfaat bagi para pembaca dalam mengetahui bagaimana cara menghitung alat ukur tersebut.


Kata kunci pencarian :, itungan mm cm jangka sorong rumus, contoh soal jangka sorong ketelitian 0 05, menghitung jangka sorong, cara menghitung 2 mili di sigmat 0 02mm, soal dan cara mengukur jangka sorong pada baut, luas bidang benda pada jangka sorong, Pertanyaan fungsi jangka sorong cakram, rumus dan tutor menghitung alat ukur jangka sorong, rumus hitung skala micrometer luar jika tidak lurus, rumus jamgka sorong 0 02,
Cara Menghitung Jangka Sorong | adminpc | 4.5
Loading...
loading...