Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar

Thursday, February 22nd, 2018 - Elektronik
Selamat datang di situs tutorial dan panduan cara apapun. Akan dibahas dan diulas secara lengkap dan jelas cara apapun dan pengertian termasuk rumus contoh dan penyelesaian soal serta studi kasus Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar

Bagi para pengguna internet, dalam mengkoneksi komputer, laptop ataupun berbagai gadget kita pastinya akan bertemu dengan IP Adress. Namun bagi banyak orang yang masih awam mengenai komputer dan jaringan internet pastinya tidak paham apa itu IP address, Subnet Mask, ID, Broadcast, Host pada Komputer.

Berkaitan dengan hal itu, pada kesempatan kali ini kita akan membahas mengenai cara menghitung IP Address dan Subnet Mask dan sejenisnya dengan benar dan mudah.

Bagi para Network engineer pastinya diwajibkan mengetahui embagian IP Address pada sebuah jaringan. Untuk itu anda harus tahu mengenai konsep dasarnya dan juga cara menghitung subnetting / penghitungan ip address tersebut.

Sebelum membahas lebih lanjut, kita perlu mengetahui terlebih dahulu apa itu IP Address, Subnet Mask dan Host.

Pengertian IP Address

Cara-Menghitung-IP-Address-Pengertian Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar

IP sendiri merupakan singkatan dari Internet Protocol, sedangkan address merupakan bahasa Inggris yang berarti alamat. Bila diartikan secara langsung, bisa berarti IP Address ini merupakan alamat protokol internet. Namun alamat protokol internet ini berbeda dengan alamat di dunia nyata namun memiliki fungsi yang sama. IP Address berfungsi sebagai alamat dari alat kalian di jaringan tersebut. Jika kalian membuat suatu jaringan yang terhubung antara banyak alat-alat, setiap alat-alat tersebut harus memiliki alamat yang ditujunya sendiri sehingga alat-alat kalian dapat terhubung dengan internet. Tanpa IP address, jaringan tersebut tidak akan bisa mengidentifikasi alat kalian dan alat kalian akan dianggap ‘mati’ oleh jaringan tersebut.

Subnet Mask

Subnet mask dan IP Adress sendiri sebenarnya memiliki peran yang tidak terlalu berbeda. Keduanya berperan untuk membantu komputer kalian dikenal oleh jaringan. Yang membuat keduanya berbeda adalah ‘presisi’-nya. Jika IP address akan menunjukkan dengan persis alamat komputer kalian, subnet mask akan menunjukkan lokasi umum dimana IP address kalian ‘bertengger’. Lebih mudah lagi bila diumpamakan bahwa IP Address sebagai ‘Nomor Rumah’ sedangkan Subnet Mask sebagai ‘Nama Desa’ di mana rumah itu berada.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Nilai Resistor

Host

Host sendiri bila diartikan secara langsung ke bahasa Indonesia berarti ‘tuan rumah’ yang langsung menunjukkan fungsi host sendiri dalam dunia jaringan pada umumnya. Pada umumnya, tuan rumah adalah orang yang harus mengakomodasi dan ‘menampung’ para tamu. Pada kasus jaringan, host berfungsi sebagai media penampung klien-klien. Alat yang dijadikan sebagai host ini sering kali disebut sebagai komputer server (tidak selamanya seperti ini) jika kalian pernah atau sering bermain atau berkunjung ke warung internet yang tersebar di banyak tempat.

Cara menghitung IP Address, subnet mask, dan host dengan mudah

Dalam rumus ini, IP address akan menjadi variabel tetapnya, sehingga kalian tidak perlu menghitung lagi berapa IP address yang akan kalian dapat. Rumus yang akan digunakan dalam menghitung subnet mask dan host ini dinamakan formula host.

Contoh saja kita memiliki 192.168.0.0 sebagai IP address. Dan kalian memiliki 20 host di dalamnya. Bagaimana cara kita menghitung subnet mask-nya? Karena kalian hanya memiliki 20 host, cara termudah adalah menggunakan 255.255.255.0 sebagai subnet mask-nya. Ini berarti IP klien kalian akan dimulai dari 192.168.0.0 dan subnetnya 0.0.0.0-255.

Dari situ, kalian harus mengubah decimal tersebut menjadi kode biner (proses ini cukup mudah bila kalian mempelajari dasar-dasarnya). Formula host yang digunakan adalah 2n-2, dimana ‘n’ itu adalah banyak angka 0 di dalam subnet masknya (yang sudah diubah ke kode biner tentunya).

Bila subnet mask 255.255.255.0 diubah ke kode biner, maka akan menjadi 111111111 11111111 11111111 00000000. Jika dihitung dengan formula host, kita akan mendapatkan angka 28-2. Dari situ hanya perlu menghitung saja dan kalian akan mendapatkan jumlah host yang bisa masuk ke jaringan kalian.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Nilai Resistor

Anda bisa melihat angka-angka seperti digambar dibawah ini :

Cara-Menghitung-IP-Address-1 Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar

Setelah anda mengamati gambar diatas silahkan lihat dan coba jawab soal yang diberikan dibawah ini.

Sebutkan Host, Network ID, Broadcast, Subnet Mask ?

Contoh Soal 1 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 192.168.100.80/25

Untuk menghitung Host ID. /25 = 32 -25 = 7
2^7 = 128
Berarti Jumlah Host ID = 128 Host
128 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 192.168.100.80 = 192.168.100.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
Broadcast pada 192.168.100.80/25 = 192.168.100.127

IP Address yang bisa digunakan
192.168.100.1 – 192.168.100.126

Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 192.168.100.80/25 = 256 – 128 = 128
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.255.128

wireless-router-Cara-Menghitung-IP-Address Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar

Contoh Soal 2 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 20.20.0.22/22

Untuk menghitung Host ID. /22 = 32 -22 = 10
2^10 = 1024
Berarti Jumlah Host ID = 1024 Host
1024 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 20.20.0.22 = 20.20.0.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
1024 / 256 = 4
Broadcast pada 20.20.0.22/22 = 20.20.3.255

IP Address yang bisa digunakan
20.20.0.1 – 20.20.3.254

Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 20.20.0.22/22
2^10 adalah kelas B maka 10-8 = 2 = 2^2 = 4. 256 -4 = 252
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.252.0

Contoh Soal 3 :
Sebutkan Network ID, Broadcast ID, Subnet Mask dan Host ID pada IP 10.10.10.10/24

Untuk menghitung Host ID. /24 = 32 -24 = 8
2^8 = 256
Berarti Jumlah Host ID = 256 Host
256 host ini nantinya dikurangi 2, yaitu untuk Network ID dan Broadcast

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Nilai Resistor

Untuk Menghitung Network ID (Host Pertama)
Network ID pada 10.10.10.10/24 = 10.10.10.0

Untuk Menghitung Broadcast (Host Terakhir)
Broadcast pada 10.10.10.10/24 = 10.10.10.255

IP Address yang bisa digunakan
10.10.10.1 – 10.10.10.254

Untuk Menghitung Subnet Mask
Subnet Mask pada 10.10.10/24 = 256 – 256 = 0
Maka Subnetmasknya adalah = 255.255.255.0

Note :
Anda perlu tahu Subnetmask Kelas IP Address
Kelas A = 255.0.0.0
Kelas B = 255.255.0.0
Kelas C = 255.255.255.0

Subnet mask yang sering digunakan biasanya adalah /24 = 255.255.255.0

Itulah sedikit tips yang sudah saya berikan mengenai bagaimana cara menghitung IP Address dan lain sebagainya di jaringan komputer. Dengan begitu anda tidak perlu khawatir lagi apabila ada pertanyaan serupa karena sudah sedikit paham.


Kata kunci pencarian :, cara menghitung netmask, Cara menghitung ip yang bener, cara menghitung ip address paling lengkap, Cara menghitung ip Dan netmask, contoh soal mencari ip address dan subnetmask, menghitung ip /25, menghitung ip adree 10 10 10 100, cara menghitung subnet mask, cara menghiting netmask, rumus cari nilai subnet mask,
Cara Menghitung IP Address Dan Subnet Mask Yang Benar | adminpc | 4.5
Loading...
loading...