Cara Menghitung BEP Break Event Point

Saturday, September 30th, 2017 - Akutansi
Selamat datang di situs tutorial dan panduan cara apapun. Akan dibahas dan diulas secara lengkap dan jelas cara apapun dan pengertian termasuk rumus contoh dan penyelesaian soal serta studi kasus Cara Menghitung BEP Break Event Point

Pengertian, Rumus, dan Cara Menghitung Break Even Point – Dalam sebuah usaha atau bisnis dipakai suatu ukuran umum dalam menentukan dan menilai keberhasilan manajemen usaha dalam mencapai target penjualan sehingga terjadi keuntungan atau laba maksimal. Untuk mendapat laba maksimum tersebut dipengaruhi tiga faktor utama yaitu;

  1. biaya produksi,
  2. harga jual, dan
  3. banyaknya penjualan.

Biaya akan menentukan berapa harga jual, harga jual ini akan mempengaruhi banyaknya yang akan dijual, banyaknya penjualan akan mempengaruhi banyaknya produksi ,dan banyaknya yang akan produksi akan mempengaruhi biaya.

Tujuan utama dari suatu perusahaan adalah untuk memperoleh laba sebesar-besarnya agar perusahaan tersebut terus berjalan dengan baik. Dalam pencapaian untuk memperoleh laba, manajemen perusahaan memerlukan pendekatan. Pendekatan dalam perencanaan laba ini adalah Analisis Titik Impas atau Break Even Point.

Rumus-Cara-Hitung-BEP-Break-Even-Point Cara Menghitung BEP Break Event Point

Rumus Cara Hitung BEP Break Even Point

Pengertian – Apa itu Break Event Point (BEP)

Break Even Point atau nama lain dari analisis titik impas diartikan sebagai suatu keadaan atau titik dimana perusahaan dalam kegiatan operasinya tidak memperoleh keuntungan dan tidak mengalami kerugian juga.

Singkatnya, pengertian Break Event Point (BEP) adalah suatu titik impas antara besar umlah laba dan biaya suatu perusahaan dalam posisi yang sama atau seimbang, sehingga dalam prosesnya tidak mendapatkan keuntungan dan kerugian.

Manfaat Break Even Point

Penggunaan Break Even Poin, digunakan untuk menganalisis produksi berapa banyak jumlah barang yang diproduksi atau berapa banyak uang atau laba yang harus diterima untuk mencapai titik impas atau kembalinya modal.

Dalam suatu perusahaan sebelum memproduksi suatu produk, pertama perusahaan merencanakan seberapa besar laba yang ingin didapatkan. Ketika menjalankan usaha maka akan mengeluarkan biaya produksi, maka dengan menggunakan BEP untuk mengetahui waktu dan tingkat harga penjualan yang dilakukan tidak menempatkan usaha tersebut merugi dan mampu menetapkan penjualan dengan harga pasar tanpa melupakan laba yang ditetapkan.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Harga Pokok Penjualan (HPP)

Hal ini terjadi karena, biaya produksi merupakan hal yang paling berpengaruh terhadap penentuan harga jual dan sebaliknya, sehingga dengan penentuan BEP ini dapat diketahui berapa jumlah barang dan harga pada penjualan. Analisis BEP digunakan untuk hal yang lain contohnya seperti analisis laporan keuangan.

Dalam penentuan BEP atau titik impas ini perlu diketahui terlebih dulu hal-hal dibawah ini agar dapat ditentukan dengan tepat, yaitu:

  • Tingkat laba yang menjadi target dalam suatu periode
  • Kapasitas produksi yang tersedia
  • Besarnya biaya yang harus dikeluarkan, seperti biaya tetap dan biaya variable.

Komponen Break Even Point

Dalam menghitung berapa besar BEP atau titik impas tentu saja memerlukan komponen-komponen. Berikut ini merupakan komponen dari BEP, yaitu:

1. Fixed Cost

Komponen ini termasuk dalam biaya tetap atau konstan, jika adanya kegiatan produksi ataupun tidak sedang berproduksi.

2. Variabel Cost

Komponen ini bersifat dinamis. Variabel cost disebut biaya per unit, yang bergantung pada tingkat volume produksinya. Jika produksi meningkat, maka variabel cost juga akan meningkat. Contohnya yaitu biaya bahan baku, biaya listrik, dan sebagainya.

3. Selling Price

Pengertian selling price adalah harga jual per unit barang atau jasa yang telah diproduksi.

Rumus Break Even Point

Rumus yang digunakan untuk analisis Break Even Point ini terbagi menjadi dua macam pendekatan yaitu rumus Dasar Unit dan rumus Dasar Penjualan.

1. Rumus BEP Dasar Unit

Cara menghitung berapa unit jumlah barang atau jasa yang harus diproduksi untuk mendapatkan titik impas:

BEP = FC /(P-VC)

2. Rumus BEP Dasar Penjualan

Cara menghitung berapa rupiah nilai penjualan yang harus diterima untuk mendapat titik impas:

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Rumus IRR (Internal Rate of Return)

FC/ (1 – (VC/P))*

Penghitungan (1 – (VC/P)) biasa juga disebut dengan istilah Margin Kontribusi Per Unit.

Keterangan:

BEP : Break Even Point

FC : Fixed Cost

VC : Variabel Cost

P : Price per unit

S : Sales Volume

Cara Menghitung Break Even Point

Contoh soal cara menghitung BEP

Diketahui:

Total Biaya Tetap (FC) bernilai Rp 100 juta

Total Biaya Variabel (VC) per unit bernilai Rp 60 ribu

Harga jual barang per unit bernilai Rp 80 ribu

Penghitungan BEP Unit
BEP = FC/ (P – VC)
BEP = 100.000.000/ (80.000 – 60.000)
BEP = 5000

Penghitungan BEP Penjualan
BEP = FC/ (1 – (VC/P))
BEP = 100.000.000/ (1 – (60.000/80.000))
BEP = Rp 400.000.000

Dari analisis perhitungan diatas, perusahaan dapat mengetahui laba yang akan diperoleh berdasarkan besarnya penjualan minimum. Berikut merupakan rumus untuk menghitung target laba sebagai berikut:

BEP – Laba = (FC + Target Laba) / (P – VC)

FC, VC, dan P mengikuti contoh sebelumnya, dengan tambahan perusahaan ini memiliki target laba sebesar Rp 80 juta per bulan.

BEP – Laba = (FC + Target Laba) / (P – VC)
BEP – Laba = (100.000.000 + 80.000.000) / (80.000 – 60.000)
BEP – Laba = 180.000.000 / 20.000
BEP – Laba = 9.000 unit atau
BEP – Laba = Rp 720 juta (didapat dari: 9000 unit x Rp 80.000)

Contoh Soal 1

  • Rencana penjualan tahun 2000 meliputi kedua jenis produk adalah sbb :
  1. Penjualan
Nama Produk Jumlah Unit Harga /unit Total
Produk A 15.000 Rp 1.000,- Rp 15.000.000
Produk B 10.000 Rp 750,- Rp 7.500.000
Biaya Variabel Produk A 15.000 Rp 500 Rp 7.500.000
Biaya variabel Produk B 10.000 Rp 300 Rp 3.000.000

Biaya Tetap keseluruhan Rp 5.000.000 setahun.

Dengan data tersebut saudara diminta untuk :

  1. Menentukan BEP perusahaan secara keseluruhan dalam Rupiah
  2. Menentukan BEP produk A dalam unit
  3. Menentukan BEP produk B dalam unit
Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Rumus IRR (Internal Rate of Return)

Jawaban :

  1. Menentukan BEP perusahaan secara keseluruhan dalam Rupiah

Rumus :

BEP (Rp) = Total Biaya Tetap / (1- (Total biaya variabel / total penjualan)

BEP = 5.000.000 / (1- (7.500.000+3.000.000) / (15.000.000+7.500.000)

BEP = 5.000.000 / (1 – 0.47)

BEP = 5.000.000 / 0.53

BEP = Rp 9.433.962,26 dibulatkan Rp 9.433.962,-

  1. Menentukan BEP produk A dalam unit

Rumus :

BEP (unit) Produk A

= Total Biaya Tetap / (Harga jual/unit – Biaya Variabel/unit).

BEP = 5.000.000 / (1.000 – 500)

BEP = 10.000 unit

  1. Menentukan BEP produk B dalam unit

Rumus :

BEP (unit) Produk B

= Total Biaya Tetap / (Harga jual/unit – Biaya Variabel/unit).

BEP = 5.000.000 / (750 – 300)

BEP = 11.111,11 unit dibulatkan 11.111 unit

cara menghitung bep,contoh soal BEP,menghitung bep,perhitungan BEP,cara menghitung break even point,rumus bep,Soal BEP,contoh soal menghitung bep dalam unit dan rupiah,cara hitung BEP,bep rumus


Kata kunci pencarian :, contoh soal bep, rumus BEP, contoh soal break even point, contoh soal bep dan jawabannya, contoh perhitungan bep, contoh menghitung bep, contoh soal break even point dan penyelesaiannya, cara menghitung bep, gambar Tari lendo nusa malole, menghitung bep,
Cara Menghitung BEP Break Event Point | adminpc | 4.5
Loading...
loading...