Cara Menghitung Pendapatan Nasional (GDP, GNP, NNI, PI, DI)

Friday, November 3rd, 2017 - Ekonomi
Selamat datang di situs tutorial dan panduan cara apapun. Akan dibahas dan diulas secara lengkap dan jelas cara apapun dan pengertian termasuk rumus contoh dan penyelesaian soal serta studi kasus Cara Menghitung Pendapatan Nasional (GDP, GNP, NNI, PI, DI)

Panduan cara kembali hadir membahas berbagai informasi yang banyak dibutuhkan oleh banyak orang. Kali ini kita akan membahas mengenai perhitungan pendapatan nasional.

Pengertian Pendapatan Nasional

Sebelum melangkah ke perhitungan, kita perlu tahu apa itu sebenarnya pendapatan nasional. Pendapatan nasional adalah jumlah pendapatan yang diterima oleh seluruh rumah tangga keluarga (RTK) di suatu negara dari penyerahan faktor-faktor produksi dalam satu periode, biasanya selama satu tahun.

Pada ekonomi modern, dalam perhitungan pendapatan nasional alat utama sebagai pengukur kegiatan perekonomian adalah Produk Nasional Bruto (Gross National Product, GNP), yaitu seluruh jumlah barang dan jasa yang dihasilkan tiap tahun oleh negara yang bersangkutan diukur menurut harga pasar pada suatu negara.

Pendapatan nasional sendiri merupakan salah satu cara mengukur pertumbuhan ekonomi suatu negara.

Dalam konsepnya, pendapatan nasional dibedakan dalam beberapa konsep, seperti Produk Domestik Bruto (GDP), Produk Nasional Bruto (GNP), Pendapatan Nasional Neto (NNI), Pendapatan Perseorangan (PI), dan Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI).

Perhitungan-Pendapatan-Nasional-GNP-versus-GDP Cara Menghitung Pendapatan Nasional (GDP, GNP, NNI, PI, DI)

  • Produk Domestik Bruto (GDP)

Produk domestik bruto (Gross Domestic Product) adalah jumlah nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh unit-unit produksi di dalam batas wilayah suatu negara (domestik) selama satu tahun. Pada perhitungan GDP termasuk juga hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh perusahaan/orang asing yang beroperasi di negara yang bersangkutan. Barang yang masuk dalam perhitungan GDP belum termasuk pada penyusutan, karena jumlah yang didapat pada GPD hanya bruto atau kotor.

  • Produk Nasional Bruto (GNP)

Produk Nasional Bruto (Gross National Product) atau PNB ini merupakan perhitungan dengan nilai produk berupa barang dan jasa yang dihasilkan oleh penduduk suatu negara (nasional) selama satu tahun. Pada perhitungan ini sudah termasuk hasil produksi barang dan jasa yang dihasilkan oleh warga negara yang berada di luar negeri, tetapi tidak termasuk hasil perusahaan asing di dalam negara.

  • Pendapatan Nasional Neto (NNI)
Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung SHU Koperasi Simpan Pinjam

Pendapatan Nasional Neto (Net National Income) merupakan pendapatan yang dihitung dari jumlah balas jasa yang diterima oleh masyarakat sebagai pemilik faktor produksi. Nilai NNI ini didapat dari NNP dikurang pajak tidak langsung.

  • Pendapatan Perseorangan (PI)

Pendapatan perseorangan (Personal Income), seperti namanya, perhitungan ini merupakan jumlah pendapatan yang diterima oleh setiap orang dalam masyarakat, termasuk pendapatan yang diperoleh tanpa melakukan kegiatan apapun. Pendapatan perseorangan juga menghitung pembayaran transfer (transfer payment). Transfer payment ini merupakan penerimaan-penerimaan yang bukan merupakan balas jasa produksi tahun ini atau yang juga diambil sebagian dari pendapatan nasional tahun lalu, contoh seperti pembayaran dana pensiunan, tunjangan sosial bagi para pengangguran, bekas pejuang, bunga utang pemerintah, dan sebagainya.

Dalam menghitung pendapatan perseorangan, NNI caranya harus dikurangi dengan pajak laba perusahaan, laba yang tidak dibagi, dan iuran pensiun.

  • Pendapatan yang siap dibelanjakan (DI)

Dan terakhir adalah Pendapatan yang siap dibelanjakan (Disposable Income) yang merupakan pendapatan yang siap untuk dimanfaatkan guna membeli barang dan jasa konsumsi dan selebihnya menjadi tabungan yang disalurkan menjadi investasi. Disposable income ini didapat dengan cara personal income (PI) dikurangi pajak langsung.

Perhitungan Pendapatan Nasional

Dalam menghitung pendapatan nasional, terdapat tiga pendekatan, diantaranya pendekatan pendapatan, pendekatan produksi dan pendekatan pengeluaran.

  1. Pendekatan pendapatan, yang dihitung dengan cara menjumlahkan seluruh pendapatan (upah, sewa, bunga, dan laba) yang diterima rumah tangga konsumsi dalam suatu negara selama satu periode tertentu.
  2. Pendekatan produksi, didapat dengan cara menjumlahkan nilai seluruh produk yang dihasilkan suatu negara dari bidang industri, agraris, ekstraktif, jasa, dan niaga selama satu periode tertentu.
  3. Pendekatan pengeluaran didapat dari menghitung jumlah seluruh pengeluaran untuk membeli barang dan jasa yang diproduksi dalam suatu negara selama satu periode tertentu. Perhitungan ini dilakukan dengan menghitung pengeluaran yang dilakukan oleh empat pelaku kegiatan ekonomi negara, yaitu: Rumah tangga (Consumption), pemerintah (Government), pengeluaran investasi (Investment), dan selisih antara nilai ekspor dikurangi impor ( X − M)
Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Bunga Deposito Bank

 

  • Perhitungan Pendapatan Nasional dengan Pendekatan Pengeluaran

Pada metode perhitungan pendapatan nasional ini menggunakan penjumlahan semua pengeluaran yang sudah dilakukan pada pelaku ekonomi di suatu negara selama satu tahun terakhir. Untuk lebih jelasnya bisa menggunakan rumus dibawah ini :

Y = C+I+G+(X-M)

Keterangan :

Y = Pendapatan nasional

C = Konsumsi oleh rumah tangga

I = Investasi oleh perusahaan

G = Pengeluaran pemerintah (konsumsi dan investasi)

X-M = Ekspor neto (nilai ekspor – nilai impor)

Dari rumus itu, investasi perusahaan tidak dijadikan satu dengan investasi dari pemerintah.

  • Perhitungan Pendapatan Nasional Pendekatan Produksi

Dalam kesempatan kali ini, kita akan menghitung pendapatan nasional dengan cara yang sederhana, yaitu menghitung penjumlahan dari nilai barang dan jasa yang dihasilkan seluruh lapangan usaha di wilayah suatu negara dalam jangka waktu 1 tahun. Dalam menghitungnya, kalikan jumlah barang dan jasa yang sudah diproduksi tersebut dalam satu tahun dengan harga satuan masing-masing.

Jika dalam waktu 1 tahun ada seratus barang maka seratus barang dan jasa tersebut harus dikalikan dengan harga satuan masing-masing kemudian baru dijumlahkan. Rumus perhitungan pendapatan nasional;

Y = {(P1 x Q1) + (P2 x Q2) + (P3 x Q3) + … + (Pn x Qn)}

Dalam perhitungannya jangan sampai ada perhitungan ulang pada suatu barang dan jasa karena yang harus dijumlahkan adalah nilai tambah, bukan nilai akhir dari suatu barang dan jasa.

  • Perhitungan Pendapatan Nasional Pendekatan Pendapatan

Pada metode perhitungan pendapatan nasional ini, menghitung dengan jumlah seluruh pendapatan yang diperoleh dari faktor produksi dalam satu tahun suatu negara.

Ini berarti pendapatan nasional mencakup dari penjumlahan upah atau gaji, sewa, bunga, dan keuntungan yang diterima para pemilik faktor produksi.

Anda bisa menggunakan rumus dibawah ini untuk menghitung metode tersebut :

Y = W + r + i + P

Keterangan:

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Pendapatan Perkapita

Y = Pendapatan Nasional

W = Wage (upah atau gaji) adalah pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi tenaga kerja.

r   = Rent (sewa) adalah pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi tanah, gedung, dan harta tetap lainnya.

i   = Interest (bunga) adalah pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi modal.

P = Profit (keuntungan) adalah pendapatan yang diterima pemilik faktor produksi kewirausahaan.

Dengan berbagai pendekatan dan cara perhitungan yang berbeda, setiap negara memiliki perbedaan perhitungan pendapatan nasional. Karena itu bisa jadi perhitungan pendapatan yang dilakukan Indonesia tidak sama dengan cara perhitungan yang dilakukan Amerika Serikat ataupun Inggris.


Kata kunci pencarian :, cara menghitung gnp, rumus gnp, menghitung gnp, menghitung gdp, cara menghitung GDP, Cara menghitung pi, perhitungan gnp, mencari gnp, https://panduancara com/cara-menghitung-pendapatan-nasional/, Cara menghitung NNI,
Cara Menghitung Pendapatan Nasional (GDP, GNP, NNI, PI, DI) | adminpc | 4.5
Loading...
loading...