Cara Menghitung Denyut Nadi Yang Benar

Saturday, November 25th, 2017 - Kesehatan
Selamat datang di situs tutorial dan panduan cara apapun. Akan dibahas dan diulas secara lengkap dan jelas cara apapun dan pengertian termasuk rumus contoh dan penyelesaian soal serta studi kasus Cara Menghitung Denyut Nadi Yang Benar

Banyak yang mengatakan bahwa kesehatan merupakan suatu hal yang tak ternilai. Hal tersebut ada kalanya benar karena bila kita sakit, kita tidak akan mampu bekerja untuk mencari nafkah dan tidak mampu membayar berbagai biaya yang kita butuhkan. Kali berkaitan dengan topik menjaga kesehatan, kita akan membahas mengenai cara menghitung denyut nadi normal yang benar.

Salah satu bagian organ tubuh terpenting manusia adalah jantung, karena itu kesehatan jantung sendiri sangatlah penting dan sesekali patut untuk dikontrol atau dilakukan pengecekan. Dan pada kesempatan kali ini, kita akan membahas bagaimana cara menghitung berapa jumlah rata-rata detak jantung per menit.

Dalam setiap beraktivitas yang dilakukan akan menghasilkan jumlah detak jantung yang berbeda, seperti ketika kita berolah raga, detak jantung kita pastinya bertambah, atau ketika beristirahat, denyut nadi akan berkurang ke jumlah normal. Mengetahui jumlah denyut nadi ini juga bisa digunakan sebagai indikator kesehatan seseorang, apakah dia sedang sakit atau dalam keadaan sehat.

Jumlah denyut nadi normal sendiri idealnya pada 60 – 100 kali per menit. Semakin sehat seseorang, semakin rendah jumlah denyut nadi yang dimiliki. Meski begitu, ada banyak dokter yang beranggapan bahwa standar jumlah denyut nadi itu harus diubah menjadi 50 – 70 kali per menit. Terdapat juga penelitian yang mengungkapkan bahwa denyut nadi seseorang ketika beristirahat lebih dari 76 kali per menit, maka orang itu memiliki tingkat serangan jantung yang makin tinggi. Meskipun saat ini jumlah denyut nadi itu dianggap normal.

Baca : Cara Menghitung Berat Badan Ideal Pria dan Wanita

Seperti yang sudah dikatakan di atas, ada berbagai faktor pengaruh yang membuat jumlah denyut nadi seseorang berubah, selain aktifitas juga dikarenakan tingkat emosi dan obat yang dikonsumsi sebelumnya. Tingginya denyut nadi seseorang bisa dikarenakan oleh kegiatan olahraga; anemia; mengonsumsi obat-obatan, stimulan (seperti kafein, amfetamin, pil diet, rokok), dan alkohol; menderita demam atau beberapa jenis penyakit jantung; serta kelenjar tiroid yang terlalu aktif, dan stres. Sedangkan denyut nadi rendah saat istirahat bisa dikarenakan oleh penyakit jantung, mengonsumsi obat-obatan untuk mengobati penyakit jantung, tingkat kebugaran yang baik, kelenjar tiroid kurang aktif (hipotiroidisme). Sedangkan tingkat denyut nadi yang lemah sendiri bisa diakibatkan adanya bekuan darah di lengan atau kaki, penyakit pembuluh darah, penyakit jantung, dan gagal jantung.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Berat Badan Ideal Pria dan Wanita

Cara-Menghitung-Denyut-Nadi Cara Menghitung Denyut Nadi Yang Benar

Cara Menghitung Denyut Nadi Yang Benar :

  • Letakkan dan tekan ujung jari telunjuk dan jari tengah pada pangkal ibu jari di pergelangan tangan, lipatan belakang lutut, lipat paha, atau cekungan leher depan/sisi batang tenggorokan.
  • Perhatikan jarum detik jam dan hitung denyut nadi selama 15 detik. Kalikan denyut nadi dengan angka 4. Misalnya jika selama 15 detik, denyut nadi Anda berjumlah 20, maka kalikan 20 dengan 4, dan didapatlah 80. Ini berarti nadi Anda berdenyut 80 kali per menit (20×4=80).
  1. Denyut nadi normal     : 60 – 100/menit
    b. Denyut nadi maksimal: 220 – umur
    c. Zone latihan (training zone; yaitu tingkat intensitas dimana Anda bisa berolahraga) : 70% – 85% dari denyut nadi maksimal

 

Beberapa hal yang dapat mempengaruhi denyut nadi seseorang :

Umur

Denyut nadi juga ditentukan oleh usia seseorang, Dibandingkan dengan orang dewasa dalam keadaan sehat denyut nadi pada anak anak lebih stabil dan normal.

Jumlah denyut nadi yang normal berdasarkan usia seseorang adalah:

  1. Bayi baru lahir           :140 kali per meni
  2. Umur di bawah umur 1 bulan       : 110 kali per menit
  3. Umur 1 – 6 bulan       :130 kali per menit
  4. Umur 6 – 12 bulan         :115 kali per menit
  5. Umur 1 – 2 tahun           :110 kali per menit
  6. Umur 2 – 6 tahun         :105 kali per menit
  7. Umur 6 – 10 tahun       : 95 kali per menit
  8. Umur 10 – 14 tahun     : 85 kali per menit
  9. Umur 14 – 18 tahun   : 82 kali per menit
  10. Umur di atas 18 tahun   : 60 – 100 kali per menit
  11. Usia Lanjut               : 60 -70 kali per menit

Emosi

Emosi seseorang juga mempunyai peran terhadap denyut nadi. Saat sedang stress, sedih atau gangguan secara mental dapat meningkatkan denyut nadi.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung Tetesan Infus

Suhu Udara

intensitas jantung dalam memompa darah aka meningkat saat kelembaban dan suhu udara meningkat dari biasanya. Dalam keadaan seperti ini denyut nadi akan meningkat 10 sampai 16 / menit.

Penggunaan Obat

Jenis obat tertentu juga menurunkan denyut nadi. Obat yang dapat menurunkan denyut nadi seperti obat penghambat hormon adrenalin. Selain menurunkan denyut nadi penggunaan obat tiroid juga salah satu penyebab kenaikan denyut nadi.

Berat Badan

Seseorang yang mempunyai berat badan diatas normal seperti obesitas juga dapat menigkatkan denyut nadi.

denyut nadi yang terlalu cepat, terlalu lambat, atau tidak beraturan dapat berarti gangguan pada jantung

 

Jika jumlah denyut nadi di bawah kondisi normal, maka disebut pradicardi.

Jika jumlah denyut nadi di atas kondisi normal, maka disebut tachicardi.

 

Tujuan mengetahui jumlah denyut nadi seseorang adalah:

  • Untuk mengetahui kerja jantung
  • Untuk menentukan diagnosa
  • Untuk segera mengetahui adanya kelainan-kelainan pada seseorang

Tempat-tempat menghitung denyut nadi adalah:

Cara-Menghitung-Denyut-Nadi-lokasi-penekanan-arteri Cara Menghitung Denyut Nadi Yang Benar

  • Ateri radalis           : Pada pergelangan tangan
  • Arteri temporalis       : Pada tulang pelipis
  • Arteri caratis           : Pada leher
  • Arteri femoralis       : Pada lipatan paha
  • Arteri dorsalis pedis       : Pada punggung kaki
  • Arteri politela   :     pada lipatan lutut
  • Arteri bracialis       : Pada lipatan siku
  • Ictus cordis               : Pada dinding iga, 5 – 7

 

Pemeriksaan denyut nadi ini biasanya dilakukan untuk mengetahui apakah jantung seseorang berfungsi dengan baik atau tidak, menemukan tanda-tanda penyakit, memeriksa aliran darah setelah cedera atau ketika pembuluh darah diblokir, dan memeriksa kebugaran serta kesehatan tubuh secara umum.

Itulah informasi yang dapat kami sampaikan terkait dalam cara memeriksa denyut nadi normal yang benar beserta informasi tambahan terkait faktor yang menyebabkan meningkatnya atau berkurangnya jumlah denyut nadi seseorang. Semoga informasi yang telah disampaikan dapat bermanfaat bagi semua.

Rumus Cara Lain:   Cara Menghitung IMT (Indeks Massa Tubuh)

Kata kunci pencarian :, tujuan menghitung denyut nadi, pengwrtian dan tujuan pengukuran nadi, sebutkan tujuan menghitung denyut nadi, pengertian menghitung nadi, kegunaan mengecek denyut nadi, kenapa hitung nadi itu penting, cara menghitung denyut nadi, cara kerja menghitung denyut nadi, alasan perlu dilakukan menghitung nadi, tujuan pengukuran denyut nadi,
Cara Menghitung Denyut Nadi Yang Benar | adminpc | 4.5
Loading...
loading...